Gas Elpiji 3Kg di Samalanga Langka, Mirza Minta Pemerintahan Bireuen Sidak Pangkalan yang Bermain.


BIREUEN- Kelangkaan gas elpiji 3 kg belakangan ini di samalanga mendapat kritikan dari kalangan masyarakat Samalanga bahkan masyarakat menduga kelangkaan terjadi akibat banyaknya oknum pangkalan yang berbuat curang.

Kecurangan yang rawan dilakukan yakni menjual elpiji 3 Kg bukan kepada masyarakat miskin melainkan ke warung-warung dan pemilik usaha kuliner dan rumah makan. Dengan demikian, pangkalan yang berbuat curang mendapat keuntungan berlipat ganda dan elpiji subsidi tersebut pun tidak terjual kepada masyarakat miskin, hanya sedikit yang dinikmati oleh masyarakat miskin yang akhirnya elpiji subsidi tidak tepat sasaran.

"Untuk itu, kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan diminta menindak kepada pelaku atau oknum-oknum yang berbuat curang," tegas Mirza Putra Samalanga salah satu warga samalanga,.

Warga di Samalanga mengeluhkan kurangnya stok gas elpiji 3 kg, "Sejak kemarin masyarakat di sini sudah keliling cari gas elpiji, tapi tidak dapat. maka itu kami mendesak pemerintahan Bireuen untuk segera melakukan SIDAK pasar dan pangkalan gas untuk menstabilkan harga gas kembali.

Menurut Mirza, bahwa jika di lihat dari harga subsidi gas 3 kg harga cuma Rp.17.000 sampai Rp 18.000 ribu rupiah pertabung gas, Tetapi apakah saat ini yang terjadi dilapangan serta kios- kios pengencer dan di pasar yang tokonya  menjual gas sudah menuju harga HET Gas subsidi 3 kg.

Kondisi masyarakat yang sudah susah semakin terpuruk oleh ulah mereka yang mencari keuntungan di atas penderitaan masyarakat kecil.
Gas Elpiji 3Kg di Samalanga Langka, Mirza Minta Pemerintahan Bireuen Sidak Pangkalan yang Bermain. Gas Elpiji 3Kg di Samalanga Langka, Mirza Minta Pemerintahan Bireuen Sidak Pangkalan yang Bermain. Reviewed by Putra samalanga on November 16, 2017 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.